Sejatinya Si Badut juga manusia, manusia yang punya rasa bosan juga. Bosan melihat orang-orang pintar yang terus membicarakan masalah-masalah orang pintar, Si Badut keluar sejenak untuk meregangkan rongga mulutnya yang harus selalu tersenyum lebar. Terlihat segrombolan anak muda Si Badut mendekatinya. Tapi masih seperti biasa tak ada yang memperhatikannya kecuali satu orang gadis cantik berwajah pucat pasi terus melihatnya tanpa berkedip. Sedangkan yang lain masih sibuk dengan masalah-masalah anak muda. Yahhh, mereka sibuk dengan cinta. Setelah lumayan lama berdiri, gerombolan anak muda memanggil Si Badut. Si Badut masuk tepat di tengah-tengah lingkaran mereka. Semua bergandengan dan berpasang-pasangan dengan wajah berseri. Hening sejenak sampai seseorang berkata. "apa kamu lupa tugasmu?".kemudian Si badut memainkan tubuhnya, mulai berjoget ditengah-tengah para anak muda yang dimabuk cinta. Setelah puas tertawa bersama pasangan mereka, mereka kembali sibuk dengan masalah Cinta. Si Badut lelah dan duduk, sambil melihat gadis pucat pasi yang juga terus melihatnya.Si Badut Bahagia walau hanya melihatnya. Pyaaarrr....si gadis pucat pasi pecah. ternyata si gadis pucat pasi hanya patung tak bernyawa. apa si badut tak pantas dengan acesoris yang namanya cinta??.....
haiiii...seorang wanita menyapanya.........*_*
Tidak ada komentar:
Posting Komentar