Selamat Datang di Dunia khayalan..

Wujudkan semua impian kita. Kejar mimpi kita,Biarkan orang lain berkata tidak mungkin,yang penting kita yakin kita bisa. tidak ada yang namanya "mission imposible"bagi kita..yang bilang tidak mungkin adalah orang-orang yang tidak pernah makan bubur dan minum susu pada waktu masih bayi, mereka hanya makan lumpur sebagai buburnya dan minum air tajin sebagai susunya..hahaha....

jadi mari kita berkhayal...tuangkan semua mimpi2 kalian disini...

Sabtu, 26 Juni 2010

Badut ini yang akan jadi pemenangnya.

Lihatlah mereka, para orang-orang pintar, para orang-orang cerdas, para orang-orang berwawasan luas sedang asyik mengobrol masalah orang orang pintar. Masalah yang tak bisa dipahami si badut. Si Badut hanya bisa mendengarkan dibelakang punggung orang-orang pintar sambil sesekali mencoba mengutarakan pendapat kosong yang sedikitpun tak dihiraukan orang-orang pintar. ya mungkin sesekali orang-orang pintar itu melirik kearah si badut untuk sekedar mengakui keberadaan si badut di situ. Tapi suatu saat bahkan si badut hanya bisa mengintip dari lubang pintu saat orang-orang pintar itu terus mengobrol masalah orang-orang pintar yang lebih serius dari sebelumnya. mungkin mereka sedang merencanakan misi menguasai dunia atau apalah yang pasti itu sangat penting dan si badut tak mungkin memahaminya. Sesekali si badut di panggil kedalam untuk sekedar memberikan lelucon lelucon dikala mereka sedang istirahat sejenak seusai membicarakan permasalahan orang-orang pintar yang sepertinya sangat menguras otak. Mereka gembira,tertawa, Si Badut senang melihatnya, hanya saat-saat seperti itu lah dia merasa benar benar diakui keberadaannya, meski hanya sebagai Badut penghibur. Setelah dirasa cukup tertawa, mereka mulai membicarakan masalah orang-orang pintar dan si Badut kembali seolah menghilang di mata mereka.Si Badut kembali sendiri diantara keramaian orang-orang pintar yang sedang membicarakan masalah orang-orang pintar. Si Badut dengan topeng yang selalu gembira, apakah dia tak punya masalah juga? apakah badut tak pantas membicarakan masalah seperti halnya orang-orang pintar yang sibuk membicarakan masalah orang-orang pintar. Di balik pintu Si badut berbicara pada Dia. "Dia" yang selalu menemani si Badut."Heh, suatu saat pasti aku bisa membantu mengajari mereka para orang-orang pintar yang sibuk membicarakan masalah orang-orang pintar untuk menyelesaikan masalahnya supaya mereka para-para orang-orang pintar itu gak sibuk lagi ya" Si Badut menghayal didepan "Dia".

si Badut + "Dia" Sang Pencipta = Cukup

1 komentar: