
seorang kakek tua mendatangiku, terlihat dari kejauhan bajunya yang putih bersih berjenggot panjang membawa sesuatu dipundaknya. semakin lama semakin dekat dan terlihat yang aku sebut "sesuatu dipundaknya" tadi adalah minicompo. "gaul juga kakek ini" celetukku dalam hati..tanpa sepatah kata pun dia menaruh minicomponya dihadapku. aku belum tau apa maksutnya, wajahnya sangat misterius..jarinya yang kriput memencet salah satu tombol yang bertuliskan "PLAY"..musik menghentak...duk..jedug..jedug..jedug..hanya sekitar 5 detik saja.tiba-tiba suara itu hilang..aku menatap muka kakek itu,keringat mengucur deras dari keningnya.tiap kucuran keringat menghapus satu goresan misterius mukanya. "maaf salah" ucap kakek itu nampak malu...jarinya kembali memencet tombol tadi dan di bilang "DE-NGAR-KAN"..
"hahaha..dasar manusia".
"payah!!!"
"udah tidur aja, percuma mengganggu dia"
"kenapa begitu jendral"
"kita gak perlu repot-repot mengganggu dia,itu bukan urusan kita, biar dia diurus sama anak-anak setan yang masih magang,mereka aja sudah cukup kalau hanya untuk menggoyahkan imannya".
"lagian raja setan tidak akan menanyakannya,dia kan gak masuk dalam laporan 1000 besar muslim berbahaya bagi setan"
"dasar..mengecewakan"
"ajdasdklasudasodjo;saidua"suara mulai tidak jelas
"bahkan setan pun kecewa, apalagi DIA..."ucap kakek tua tadi tepat didepan muka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar